Dia yang Kusayang Tlah Pergi…

9 Mei
Hatiku Menangis…. 08/04/2010 ……. 01:17 WIB
Capek….gak hanya fisikku tapi juga fikiranku yang lelah L…Lagi2 dipusingkan dengan proposal skripsi ku yang masih setengah jalan,belum lagi PPL,kerjaan numpuk n PTK ku yang sama sekali belum digarap…..
Semu maslahku sejenak pergi dari fikiran ku saat ini,,,aku meringis pedih saat mencurahkan semua ini,hatiku pilu……aku menangis sendiri…untung ada dia ‘PACARKU’ yang berusaha menenangkan aku saat ini…..
Seseorang yang sangat amat aku sayangi telah pergi meninggalkan aku….seseorang yang aku anggap orang yang paling berharga dalam hidupku telah pergi meninggalkan aku…seseorang yang telah banyak memberikan ilmu nya dengan penuh keikhlasan telah pergi meninggalkan aku….seseorang yang telah memberikan banyak waktunya untuk menjagaku disaat aku masih butuh papahan untuk berjalan,kini dia juga telah pergi meninggalkan aku….seseorang yang sudah mengajarkan aku untuk tidak mudah menangis dikala sedih,,,,kini dia pun tak bias banyak bicara lagi…..Orang yang tak pernah lelah dan berhenti menimba ilmu dimasa2 akhirnya….orang yang tak pernah mengeluh akan hidup kesederhanaannya…orang yang sangat setia dengan wanita yang dicintainya…..orang yang telah menjadi bapak dan kakek yang baik,bertanggung jawab dan mengayomi semua anak cucunya….yaaa….  “BELIAU” kakekku tersayang yang sudah pergi untuk selama2 nya…Dia meninggalkan kami,meninggalkan anak,menantu,dan cucunya,,,,yang salah satunya adalah aku…….
Siang itu pulang dari sekolah aku mendapatkan tlp dari adikku yang mengabarkan kalau kakekku sakit da tiba-tiba koma,aku miris dan seketika itu juga air mataku jatuh,…aku pun lansung menelphon mama ku untuk menanyakan kebenaran kabar itu karena aku tak percaya,ternyata emang benar….tapi aku bedo’a semoga kakek ku cepat terjaga dari komanya….
Keesokan harinya,sekitar ba’da isya papa ku menelphon n mengabarkan kalo kakekku sudah sadar dari komanya dan ingin mendengarkan suaraku walau Cuma lewat telephon,aku sempat mendengar suara riuh orang-orang menangis yang ternyata adalah semua keluarga besar kami yang sudah berkumpul,….aku sempat mendengar suara kakekku….aku tak mendengar apapun dari mulutnya kecuali kata “ALLAH”…..aku tak bisa menahan tangisku…aku tak tau harus berkata apa…..tapi aku sempat tersadar dan mengucapkan maaf krn selama ini aku sudah menjadi cucu yg nakal….selebihnya aku hanya menangis…tak lama malah suara papa kembali terdengar dan setelah itu obrolan kami terputus,,,,pesan terakhir papa agar aku berdo’a untuk kesembuhan kakek
Malam tiba,dan bukan kebiasaan aku mengecaz HP dengan keadaan nonaktif…..pagi ketika aku terbangun,mandi,  bersiap2 untuk pergi,aku baru menyalakan HP ku…aku terkejut ketika membaca sms2 yang masuk….dari papa,mama,adik bahkan pesan mailbox yang memberitahukan bahwa mm telah berapa kali menghubungi aku malam itu pun aku dapati….ternyata malam sebelum aku terjaga,semua orang ingin mengabari aku jika kakek ku tersayang telah pergi…seketika itu sakit dan terasa gondong ditenggorokan ku semakin membesar krn menahan pilu……
INNALILAHI WAINNAILAIHI ROJIUUUUUUUUUN……Cuma itu kata yang pertama keluar dari mulutku…….aku lgs menelphon pp,.aku tak bisa menahan air mataku…aku marah…aku benci…kenapa aku menjadi orang yg terlambat mendengar kabar kepergian kakekku…..aku pun ingin pulang saat itu…tapi aku dilarang krn keluarga ku berfikir kalo aku masih harus memikirkan pekerjaanku,kuliahku,dan skripsiku…….dan kalaupun aku pulang aku juga tak akan bertemu lagi,walaupun niatku ingin mencium kakek ku disaat beliau belum benar2 tidak terlihat…..tapi percuma,,,jarak yang membuat aku tak bisa melakukan itu….kalaupun aku pulang,,kakek pun sudah dikebumikan…..aku sangat menyesal…tapi kembali aku diingatkan papa,dan saat itu papa yg membuat aku sadar dan termenung diam,kalimat papa yg membuat aku merasa tenang “Berdo’alah,,,maka kamu akan bertemu dalam mimpi indah bersamanya…..”y…aku percaya,,,karna hanya do’a yang membuat qt selalu dekat dengan orang yang tak bisa kita lihat sekalipun.
Akupun hanya bias menedengar cerita…tapi aku bersyukur ,,,aku merasa bangga,aku sedih dan menangis terharu,,,,,semua orang2 yang berta’ziah melimpah sampai papa harus menyewa tenda yang cukup besar saat itu…..ramainya orang yang memberi sumbangan kepada nenek melebihi sumbangan orang yang sedang berpesta….dan yang membuat aku semakin sedih sekaligus bangga,kakek ku meninggal dengan tersenyum…..cerita mama ketika beliau dimandikan,sedikitpun daki dan kotoran tak keluar dari tubuhnya,,,pucat pun tidak,,,,semua semakin merasa sedih krn melihat jenazah kakekku yang masih keliatan seperti orang tidur yg sedang bermimpi indah dengan senyumnya…terlebih aku mendengar kabar jika bukan hanya anak,menantu dan cucu,bahkan orang2 bergantian ingin memopang keranda jenazah ketika akan dibawa ke makam untuk dikebumiakn……sampai akhirnya aku mendengar cerita mama ku yang berkata bahwa SI penceramah saat malam pengajian setelah kakekku dikebumukan,dia memuji kakekku…dia menceritakan semua kebaikan kakekku selama dia kenal almarhum…..penceramah itu berkata bahwa kakek ku adalah orang perrtama yang mengajarinya mengaji dan sampai saat ini dia pun menjadi guru mengaji dimesjid…..Si Penceramah pun pernah melihat kekekku datang kemesjid sebelum Dzuhur,,,,pada saat itu dia bertyanya kepada almarhum kakekku…..’’kok datang Cepat ki???’’…..yang dia tak pernah lupa,kakekku menjawab “kok masih sepi y…gak ad yg datang jum’atan???”…si penceramah itu tertawa dan berkata…..’subhanallaaaaah ini har kamis ki, buakn jum’at’…….astaqfirullah….aku lupa….’kata kakekku’…… Si Penceramah itu tertawa,tapi bukan untuk mengejek,dia berfikir bahwa apa tak ad lagi yang kakekku fikirkan kecuali mendekatkan diri kepada Allah…..mama juga bilang ada beberapa orang di pengajian malam itu terlihat menangis,…..aku pun bangga kepada beliau…semoga beliau mendapatkan tempat terbaik disisiNya…itu do’aku…selamat jalan kakekku sayang…kami mencintaimu
About these ads

4 Tanggapan to “Dia yang Kusayang Tlah Pergi…”

  1. Cewang(pacarmu) 9 Mei 2010 at 5:31 pm #

    Walau tak pernah bertatap muka dgn beliau,mas bangga dgnny,mg ALLAH memberi tmpt yg pantas untk neknang di sisi-NYA..(AMIN)

    • heny 10 Mei 2010 at 11:16 am #

      y…makasih ya sayang :) …..kalo neknang masih hidup,beliau juga pasti senang dapat cucu menantu seperti mas :P

  2. dio 6 September 2010 at 5:10 am #

    qu sakit hatiiiiiiiiiiiii

    • Heny Oliper 6 September 2010 at 12:15 pm #

      Sakit hati kenapa Diooooooooooooo?

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

%d bloggers like this: